Jaga Mesin Mobilmu, Perhatikan Tiga


Masalah Berikut


Memiliki kendaraan seperti mobil merupakan hal yang menjadi idaman bagi masyarakat di
indonesia. Tidak dapat dipungkiri di tengah keramaian kota, padatnya aktivitas umum, dan
teriknya matahari di negara tropis, membuat penggunaan mobil sebagai kendaraan pribadi
lebih diminati dibandingkan kendaraan pribadi lainnya. Tetapi, tanpa disadari mobil seringkali
menunjukkan gejala-gejala yang dapat berujung ke kerusakan mesin, khususnya mobil yang
sudah lama dimiliki. Beberapa gejala misalnya seperti transisi persneling yang kurang halus,
AC yang tidak lagi dingin, hingga bunyi gas yang tidak lagi halus. Penting bagi pemilik
kendaraan untuk mengenali berbagai masalah yang timbul dan dapat mengarah pada
kerusakan mesin sehingga pemilik mobil dapat lebih paham kerusakan tersebut dan tahu
apa yang harus dilakukan untuk membetulkannya. Berikut beberapa masalah yang dapat
membuat mesin mobil cepat rusak:


1. Mesin susah dinyalakan


Apakah kamu pernah mengalami kesulitan dalam menyalakan mesin mobil kamu?
Apakah hal tersebut terjadi pada pagi hari? Hal tersebut bukanlah hal yang langka
terjadi. Perlu kamu ketahui bahwa mobil memang seringkali susah dinyalakan pada
kondisi dingin dan biasanya hal ini akibat masalah pada aki mobil kamu. Kurangnya
pasokan listrik ke bagian aki, kondisi terminal aki yang kurang prima (berkarat, tidak
kencang, dan kotor), bahkan kerusakan regulator bahan bakar, merupakan salah
satu penyebab mobil susah dinyalakan. Oleh karena itu, kamu perlu mengecek lebih
lanjut terkait komponen tersebut.


Selain pada kondisi dingin, mesin juga bisa susah dinyalakan saat kondisi panas.
Dengan penggunaan mesin terus menerus (biasanya terjadi pada perjalanan jauh)
tanpa adanya waktu jeda pemakaian yang cukup, dapat membuat mesin mobil
terlalu panas, overheating, bahkan dapat menyebabkan mogok.


2. AC tidak dingin


Pernahkah kamu mengalami kerusakan pada AC mobil? Apakah AC mobilmu kurang
dingin? Bahkan membuat kamu kepanasan di dalam mobil? Tentunya hal tersebut
sangat menyebalkan apabila terjadi pada kita. Hal tersebut terjadi biasanya karena
katup valve, kondensor, dan evaporator yang terlalu kotor sehingga menghalangi
sirkulasi udara ke dalam mobil. Kamu perlu melakukan pembersihan filter AC secara
rutin agar mengatasi masalah tersebut. Biasanya juga apabila kondensor mobilmu
yang rusak, maka kamu perlu membawanya ke bengkel karena hal tersebut tidak
bisa sembarangan dibetulkan.


3. Tenaga mesin berkurang


Tenaga mesin yang berkurang menandakan adanya kerusakan pada komponen
mesin. Bisa terjadi karena kerusakan pada filter bahan bakar yang tidak berfungsi
dengan baik, regulator tekanan bahan bakar, bahkan timing belt. Untuk
mengatasinya kamu perlu untuk membawa ke bengkel mobil terdekat.

Ketiga masalah umum yang dapat kamu temui pada mobilmu tersebut dapat membantu
kamu untuk mengecek secara dini kerusakan pada mesinmu sehingga mengurangi
dampak-dampak yang lebih merugikan lagi. Apabila kamu tidak megatasinya sejak dini dan
malah memperparah kondisi mesinmu, bisa saja mobil kamu nanti mengalami turun mesin
yang perlu biaya besar untuk perbaikannya. Untuk menghindari kerugian finansial akibat
kerusakan pada mobil kamu, kamu bisa menggunakan produk asuransi. Mungkin kamu
tidak asing lagi dengan kata asuransi itu sendiri. Selain asuransi jiwa dan kesehatan yang
paling banyak dimiliki oleh masyarakat, kamu juga memerlukan asuransi mobil yang sangat
disarankan untuk dimiliki oleh pemilik kendaraan. Terdapat dua jenis asuransi mobil, yakni
Asuransi mobil all risk dan asuransi TLO. Dengan keuntungan yang diberikan oleh asuransi
mobil kamu dapat dengan nyaman memperbaiki mobil kamu di bengkel rekanan produk
asuransimu. Oleh karena itu, lengkapi perlindungan mobilmu juga dengan asuransi mobil,
ya! Jangan sampai ketika terjadi hal tak diinginkan menimpa kendaraanmu, kamu tidak siap
dengan resiko kerugian yang sangat besar!