HRD Wajib Tahu! Ini 10 Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Penyesuaian Gaji Karyawan

Ada banyak alasan yang mempengaruhi keputusan perusahaan untuk melakukan penyesuaian gaji karyawan. Setiap perusahaan pun memiliki standar penilaian masing-masing sebelum memutuskan untuk melakukan penyesuaian gaji karyawan mereka.

Secara umum, perusahaan memiliki beberapa faktor pertimbangan dalam melakukan penilaian dasar untuk penyesuaian gaji karyawan yang dapat dilihat di bawah ini:

1. Loyalitas terhadap perusahaan

Tidak hanya pada pekerjaan, namun Anda juga sebaiknya menilai loyalitas karyawan pada perusahaan, baik karyawan baru maupun lama. Pasalnya penilaian ini juga akan menunjukkan tingkat retensi karyawan.

2. Standar pasaran gaji rata-rata

Lakukan perbandingan gaji karyawan di perusahaan Anda dengan perusahaan lain untuk posisi atau jabatan yang sama. Anda bisa mendapatkan data ini dari konsultan gaji atau berlangganan database tertentu. Gunakan data perbandingan tersebut sebagai bagian dari penilaian dasar untuk penyesuaian gaji karyawan.

3. Prestasi kerja karyawan

Perhatikan bagaimana kinerja yang dilakukan karyawan Anda, termasuk apa saja yang mereka lakukan dengan baik bahkan di luar job description atau tanggung jawab mereka.

Jangan pernah menghiraukan hal-hal kecil yang dilakukan karyawan untuk perusahaan, karena bisa saja hal itu ternyata membawa perubahan besar ke arah yang positif.

4. Opini rekan karyawan

Sebagai pemilik perusahaan Anda tidak langsung “turun ke lapangan” untuk bekerja dengan karyawan. Dalam kondisi ini pihak yang paling memahami karyawan adalah sesama rekan kerja karyawan tersebut.

Mereka terlibat secara langsung dalam pekerjaan dengan karyawan yang bersangkutan. Opini rekan kerja adalah salah satu indikator yg baik untuk menentukan kinerja seorang karyawan.

Oleh karena itu tidak ada salahnya jika Anda meminta opini atau penilaian dari karyawan lain mengenai karyawan yang mungkin sedang dievaluasi untuk penyesuaian gaji. Tanya bagaimana sikap, cara bekerja hingga hasil pekerjaan yang dilakukan.

5. Evaluasi berorientasi tujuan

Setiap karyawan pasti memiliki rincian tugas dan tanggung jawab masing-masing, sementara itu ada pula tujuan yang harus tercapai.

Lakukan evaluasi untuk mengukur apakah karyawan terkait sudah bekerja secara efektif dan mencapai tujuan individu, tim atau perusahaan.

Jika karyawan sudah mencapai bahkan melebihi tujuan yang ditetapkan, maka itu berarti mereka memenuhi syarat untuk menerima penyesuaian gaji.

6. Self assessment karyawan

Evaluasi kerja secara objektif memang harus dilakukan sebagai salah satu penilaian dasar penyesuaian gaji. Namun bukan hanya hal itu saja yang dijadikan acuan, melainkan penilaian dari karyawan itu sendiri.

Tanyakan apakah karyawan merasa sudah maksimal dalam bekerja dan memberikan potensi terbaik mereka? Kemudian, apakah mereka merasa masih ada banyak hal yang bisa mereka berikan bagi perusahaan?

7. Kemampuan di luar tugas utama

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Anda harus memperhatikan upaya atau kinerja karyawan dalam melakukan sesuatu yang bahkan bukan pekerjaan mereka. Sering kali karyawan melakukan inisiatif tertentu untuk tim kerja atau perusahaan demi mencapai tujuan perusahaan.

8. Gunakan persentase bertingkat

Tetapkan tujuan spesifik (realistis) yang Anda inginkan agar dicapai oleh karyawan, dan gunakan persentase bertingkat untuk memberi imbalan atau penyesuaian gaji kepada mereka.

9. Laporan analisis gaji

Laporan analisis gaji membantu Anda untuk melihat besaran gaji yang diberikan kepada karyawan dibandingkan dengan gaji rata-rata jabatan terkait.

Memberikan gaji di atas rata-rata menjadikan perusahaan Anda kompetitif dan mampu mempertahankan karyawan berkualitas.

10. Review penilaian kinerja

Lakukan review secara berkala untuk setiap karyawan, misalnya setahun sekali atau 6 bulan sekali. Gunakan kesempatan ini untuk melakukan penilaian dan perencanaan keuangan perusahaan di masa depan termasuk penyesuaian gaji karyawan.

Dengan teknologi yang semakin maju saat ini, penyesuaian gaji karyawan bisa dibantu dengan software HR seperti Talenta. Fitur Manajemen Kinerja & KPI dari Talenta akan membuat pekerjaan HR lebih cepat dan efektif karena HR tidak perlu lagi membuat laporan evaluasi secara manual.

Talenta memberikan trial gratis selama satu bulan full untuk 10 orang karyawan. Anda juga dapat mengundang kami untuk demo aplikasi di perusahaan Anda. Gratis!

Daftar Sistem penggajian karyawan Terbaik yang Layak Anda Pertimbangkan

Penggunaan sistem penggajian karyawan semakin hari semakin marak dalam memudahkan kinerja manajemen yang biasanya masih belum terlalu mulus, khususnya di dalam perusahaan kecil hingga menengah.

Dan ini menjadi peluang bisnis yang menguntungkan sehingga menghadirkan banyaknya sistem penggajian karyawan yang tersebar dan bisa diakses dengan mudah di internet. Berikut daftar sistem penggajian karyawan terbaik yang bisa Anda pertimbangkan.

1. Talenta by Mekari

Talenta adalah software HR dan payroll berbasis cloud yang memudahkan Anda dalam mengelola karyawan dan juga penggajian yang juga dilengkapi dengan absensi online berbasis GPS. Fitur absensi online yang disematkan bukan hanya berbasis GPS, tapi juga dilengkapi dengan fitur selfie.

Perusahaan dapat mengatur toleransi keterlambatan dan juga dapat diintegrasikan dengan absensi biometrik seperti absen sidik jari. Aplikasi absensi Talenta juga dapat melakukan time tracking dan penyesuaian secara otomatis dengan penggajian prorata.

Selain absensi online, Talenta juga disematkan dengan fitur shift scheduling untuk mengatur karyawan shift dengan mudah. Karyawan juga dapat mengunduh aplikasi Talenta melalui smartphone untuk kebutuhan Aplikasi absensi online dan juga pengajuan jadwal kerja,

Dalam hal pricing, Talenta memiliki dua pilihan kategori yaitu business dan enterprise untuk ukuran perusahaan yang lebih besar. Anda bisa mencoba Aplikasi Absensi Talenta secara gratis selama 14 hari.

2. Patriot Payroll

Patriot Payroll adalah sistem penggajian karyawan yang fitur-fiturnya bisa dipesan sesuai dengan kebutuhan perusahaan kecil hingga menengah.

Sama seperti software pembayaran kebanyakan, Patriot Payroll memberikan kemudahan dalam mengurus invoice, masalah akuntansi, dan menghitung gaji para karyawan. Selain itu, ada pula catatan transaksi sebelumnya, data keuangan, dan yang lainnya.

Perusahaan juga bisa mengatur pembayaran kepada para kontraktor dan vendor sehingga lebih memudahkan. Ada beberapa keuntungan ketika memakai Patriot Payroll.

Dari opsi fitur yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan ekonomi perusahaan untuk mendapatkan harga yang lebih murah, harga software yang jauh lebih murah, mudah digunakan bagi para pemula, hingga keamanan yang kuat karena lapisan firewall yang menjaga data-data perusahaan. Kemampuan keamanannya pun sudah dites untuk membuktikan kualitasnya.

3. OnPay

Onpay adalah sebuah sistem penggajian karyawan yang memberikan kemudahan dalam pemakaian sehari-hari yang menguntungkan bagi para pengusaha kecil hingga menengah.

Dengan memakai basis cloud, urusan pembayaran, perpajakan, dan pengeluaran keuangan bisa diproses dan dicek dengan mudah. Ada pula kemudahan untuk memasukkan data tips, reimburse, dan tunjangan lembur.

Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan OnPay yang berbeda dibandingkan para pesaingnya, seperti efisiensi manajemen yang membuat para staf lebih mudah dalam memakai OnPay, penggunaan tak terbatas dalam melakukan aktivitas pembayaran tanpa harus bayar biaya tambahan, pemotongan otomatis pajak, dan manajemen dokumen yang cepat dan gampang diatur.

4. Justworks

Justworks adalah sistem penggajian karyawan yang memberikan solusi kepada divisi HR dalam memudahkan proses pembayaran dan masalah-masalah yang berhubungan dengan para staf.

Dengan menggunakan Justworks, maka perusahaan kecil hingga besar bisa melakukan pembayaran otomatis untuk gaji, tunjangan, dan memotong cuti karyawan serta bisa membagi karyawan tergantung dari status mereka di dalam perusahaan.

Ada beberapa keuntungan ketika memilih Justworks sebagai sistem penggajian karyawan untuk perusahaan, seperti pembayaran otomatis bahkan untuk karyawan part-time, dashboard karyawan di dalam software yang memudahkan dalam mengecek semua yang berhubungan dengan kepegawaian, hingga mengatur masalah aturan perusahaan dari cuti serta izin sakit.

5. Zoho Books

Zoho Books adalah sistem penggajian karyawan yang bertema pembukuan untuk memberikan solusi mudah dan cepat dalam mengurusi masalah keuangan. Target market yang biasa memakai jasa Zoho Books adalah perusahaan kecil hingga menengah.

Perusahaan bisa membayar invoice, mendapat pembayaran dari transfer online, mengatur pengeluaran, dan mengatur segala macam transaksi dengan menggunakan Zoho Book.

Ada beberapa keuntungan saat memakai Zoho Books, yaitu pembayaran yang lebih cepat, bisa mengatur dan mengecek aliran uang yang masuk serta keluar, bisa dipakai dengan menggunakan smartphone, serta merupakan bagian dari grup Zoho yang sudah mendunia.

Selain itu, sistem pembayaran yang terintegrasi dengan Paypal semakin membuat Zoho Books layak dipilih. Dari lima nama di atas, di Indonesia juga ada sistem penggajian karyawan yang berkualitas serta mudah digunakan, yaitu Talenta.

Software Talenta sudah dilengkapi dengan berbagai macam fitur bermanfaat, seperti dashboard yang menarik, manajemen urusan kepegawaian yang mudah, pemotongan pajak otomatis dan bisa dibuka serta digunakan di smartphone.

Karena merupakan buatan Indonesia, sistem Talenta tentunya sudah disesuaikan dengan ketentuan yang ada di Indonesia sehingga membantu perusahaan Anda untuk mematuhi peraturan yang berlaku.